Sejarah Logo Adidas Evolusi Dari Pabrik Kecil ke Ikon Global

Sejarah Logo Adidas

Ben MultimediaSejarah Logo Adidas adalah perjalanan panjang sebuah identitas visual yang berhasil bertahan di tengah perubahan tren, teknologi, dan budaya populer.

Di dunia olahraga maupun streetwear, Adidas telah membuktikan bahwa simbol sederhana bisa menjadi ikon global yang melekat di pikiran siapa saja.

Mengapa Logo Adidas Begitu Ikonik?

Jika melihat Sejarah Logo Adidas, kita bisa melihat bahwa kekuatannya terletak pada kesederhanaan, logo Adidas begitu ikonik karena mengandalkan kekuatan visual yang sederhana namun mudah dikenali.

Tiga garis yang menjadi DNA-nya bekerja persis seperti yang diungkap Paul Rand bahwa “A logo doesn’t sell; it identifies”.

Kesederhanaan inilah yang membuat identitas Adidas langsung nempel di ingatan, bahkan tanpa teks sekalipun.

Filosofi minimalis yang kuat, konsistensi penggunaan simbol, serta kemampuan beradaptasi di fashion dan olahraga membuat logo Adidas tetap relevan di setiap generasi.

Dengan desain yang ringkas dan bermakna, tiga garis ini menjadi ikon global yang merepresentasikan performa, gaya, dan karakter brand secara visual.

Awal Mula Sejarah Logo Adidas

Awalnya, Adolf “Adi” Dassler memakai dua garis di sisi sepatu saat masih membangun Gebrüder Dassler Schuhfabrik (GDS) bersama kakaknya, Rudolf Dassler.

Setelah keduanya pecah pada 1947, Adi membuat adidas, Rudolf mendirikan PUMA panel dua garis tak bisa lagi dipakai oleh masing-masing brand.

Adi lalu menemukan inspirasi dari sepatu pelari Finlandia buatan Karhu, yang memakai tiga garis. Ia langsung membeli hak desainnya dari Karhu dengan harga €1600 plus dua botol whiskey.

Dari sinilah lahir identitas baru adidas: three stripes yang bukan hanya estetika, tapi juga membantu menstabilkan sepatu.

Memasuki 1970-an, era bahan ringan seperti nilon, suede, dan sol EVA, adidas makin berkembang. Di fase inilah Adi menciptakan logo Trefoil, tiga daun yang menyatukan visi adidas di masa itu. Kini, Trefoil dipakai untuk lini adidas Originals.

Evolusi Logo Adidas dari Tahun ke Tahun

Perjalanan sejarah logo milik Adidas berkembang dari simbol keluarga Dassler hingga ikon global yang kita kenal sekarang.

Berikut evolusi resminya berdasarkan arsip sejarah Adidas dan dokumentasi di Adidas Brand History, Adidas Archive, dan LogoDesignLove.

1924-1948: Gebrüder Dassler Schuhfabrik

Logo Adidas 1924-1948
Logo Adidas 1924-1948

Logo pertama perusahaan keluarga Dassler berupa perisai dengan burung camar membawa sepatu, ini masih era sebelum nama “Adidas” muncul.

Sumber: Adidas Archive – History of Dassler Brothers.

1949-1950: Logo Pertama “Adidas”

Logo Adidas 1949-1950
Logo Adidas 1949-1950

Setelah Adi Dassler memisahkan diri dan mendirikan Adidas (18 Agustus 1949), muncullah logo dengan sepatu spike di tengah elemen grafis menyerupai gawang, serta tulisan “adidas” untuk pertama kalinya.

Sumber: Adidas – Official Brand History Timeline.

1950-1967: Wordmark Klasik

Logo Adidas 1950-1967
Logo Adidas 1950-1967

Adidas mulai fokus pada logo tulisan: “adidas” huruf kecil dengan tipografi sederhana dan bold, ini menjadi dasar identitas visual Adidas modern.

Sumber: LogoDesignLove – Adidas logo history breakdown.

1967-1971: Wordmark Disempurnakan

Logo Adidas 1967-1971
Logo Adidas 1967-1971

Versi lebih rapi hadir: komposisi hitam-putih, proporsi huruf diperhalus, dan bentuk huruf dibuat lebih konsisten.

Sumber: Adidas Archive – Logotype evolution.

1971-1991: Trefoil

Logo Adidas 1971-1991
Logo Adidas 1971-1991

Tahun 1971, menjelang Olimpiade Munich, Adidas memperkenalkan Trefoil (daun semanggi tiga).

Trefoil melambangkan tiga zona dunia: Amerika, Eropa–Afrika, dan Asia.

Fakta menarik: Adidas membeli hak resmi three stripes dari Karhu seharga $1.800 + dua botol whiskey.

Sumber: Adidas Official; Interview with Karhu (The Wall Street Journal, 2013).

Logo Adidas
Logo Adidas 1991-Sekarang

Tahun 1991 Adidas meluncurkan “Three Bars Logo”, tiga garis miring yang membentuk siluet gunung, simbol tantangan dan progres.

Hingga sekarang, logo ini digunakan sebagai identitas utama Adidas Performance.

Sumber: Adidas – Brand Mark Explanation, 1991.

Filosofi dan Makna di Balik Logo Adidas

Logo Adidas selalu lebih dari sekadar tanda visual. Dalam berbagai wawancara, Adi Dassler (pendiri Adidas) pernah menegaskan bahwa “tiga garis adalah identitas yang selalu menemani setiap atlet menuju tujuan mereka”.

Sementara itu, Marco Omiccioli, Senior Design Director Adidas Brand Design, menyebut bahwa setiap versi logo Adidas mewakili cara berbeda bagi atlet untuk bergerak, berkembang, dan mengekspresikan diri”. (Sumber: Adidas Brand Interview & Adidas Design Talks)

Filosofinya sederhana namun kuat: tiga garis adalah simbol konsistensi, daya tahan, dan perjalanan panjang.

Ada empat bentuk utama logo Adidas yang terus dipakai hingga sekarang, masing-masing membawa makna unik:

1. Trefoil (1971)Logo gaya hidup

Daun semanggi dengan tiga garis horizontal melambangkan keragaman dan globalitas. Entitas: Adidas Originals.

2. Three Bars / Mountain (1991)Logo performance

Tiga bilah diagonal menyerupai gunung, simbol tantangan dan progres atletik. Entitas: Adidas Performance.

3. Circle / Badge of Sport (2002)Logo modern serbaguna

Lingkaran dengan potongan berbentuk lengkung menggambarkan gerak dinamis dan olahraga masa kini. Entitas: Adidas Badge of Sport.

4. Three Horizontal StripesIdentitas klasik

Tiga garis tipis mendatar yang sering muncul di apparel adalah bentuk paling minimalis dari identitas Adidas “cara paling sederhana untuk menunjukkan siapa kita,” menurut tim desain Adidas (Adidas Heritage Branding).

Empat bentuk ini berbeda, tetapi semuanya kembali pada satu filosofi: tiga garis yang menyatukan tradisi, inovasi, dan visi Adidas untuk menginspirasi gerak manusia.

FAQ Seputar Sejarah Logo Adidas

Berikut FAQ seputar Sejarah Logo Adidas yang banyak ditanyakan:

Kapan logo Adidas pertama kali dibuat?

Logo pertama Adidas muncul pada tahun 1949, ketika Adi Dassler resmi mendirikan Adidas dan memperkenalkan logo dengan sepatu berpaku dan tiga garis.

Apa makna tiga garis pada logo Adidas?

Tiga garis melambangkan identitas, stabilitas, dan kekuatan. Adi Dassler memilihnya karena sederhana, mudah dikenali, dan bisa tampil konsisten di semua produk.

Mengapa Adidas memiliki beberapa versi logo?

Karena Adidas membagi produk ke dalam kategori berbeda seperti lifestyle, performance, dan classic. Setiap kategori memakai logo yang paling sesuai dengan karakter produknya.

Apakah semua logo Adidas masih digunakan sampai sekarang?

Ya, keempat logo utama (Trefoil, Mountain, Badge of Sport, dan 3-Stripes) masih digunakan, masing-masing untuk kategori produk yang berbeda.

Kesimpulan

Melihat seluruh Sejarah Logo Adidas, kita bisa menyimpulkan satu hal: konsistensi adalah kekuatan terbesar mereka.

Sejarah Logo Adidas adalah perjalanan panjang yang menunjukkan bagaimana sebuah identitas visual bisa tumbuh, berubah, dan tetap relevan selama hampir satu abad.

Dari simbol sederhana buatan Adi Dassler hingga empat varian logo modern yang digunakan saat ini, tiga garis selalu menjadi inti yang tidak pernah ditinggalkan.

Evolusi ini membuktikan bahwa kekuatan sebuah logo bukan hanya pada bentuknya, tetapi pada cerita, konsistensi, dan nilai yang terus dibawanya.

Adidas berhasil menjadikan logonya bukan sekadar tanda pengenal melainkan ikon global yang melekat di budaya olahraga, fashion, dan gaya hidup.

About the Author

Array B

Perkenalkan namaku Array , seorang Graphic Designer & Content Writer. Setiap hari aku berkutat dengan warna, bentuk, dan kata, menciptakan desain yang menarik sekaligus menulis konten yang nyambung dengan audiens. Buatku, kreativitas itu datang dari hal-hal kecil yang kita nikmati sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like these